Air Terjun dan Sensasi Bahagia di dalamnya

Selayaknya semua yang diciptakan berpasangan di dunia ini, ion tubuh juga terdiri dari ion negatif dan positif. Ion positif berasal dari proses teknologi dan alat-alat elektronik, sedang ion negatif ada secara alami di alam. Pada konsep ini, ion negatif adalah ion yang baik bagi tubuh.

Kondisi sekarang, dimana kita begitu dekat dengan mesin dan peralatan elektronik sebagai penunjang kehidupan, nyatanya mengakibatkan kelebihan ion positif dalam tubuh yang seringnya tidak terimbang dengan ion negatif yang baik perannya. Ion positif inilah pemicu stres, depresi, penyumbatan pembuluh darah dan stroke.

Kalau sudah bicara tentang kesehatan, tentu kita tak ingin main-main. Semua kiat untuk sehat diupayakan dan bahkan di beli sesuai kemampuan kantong. Tapi pepatah, lebih baik mencegah daripada mengobati tentu jadi andalan. Kita berusaha dengan penuh kesadaran untuk mengupayakan kehidupan sehat dan berbahagia. 

Memenuhi kebutuhan ion negatif menjadi penting untuk menyeimbangkan tubuh. Lalu pertanyannya, dari mana kita mendapatkan ion negatif ini? 

Ternyata ion negatif banyak terdapat di air terjun, tak heran kemudian kita bisa merasa begitu rileks dan bahagia di dekat air terjun. Karena ion negatif bertebaran dan dengan bebas bisa diserap tubuh. Tidak hanya di air terjun, di hutan, sungai dan unsur-unsur alam lainnya, cenderung melepaskan ion negatif. Itulah penjelasan mengapa kegiatan di alam selalu berhasil meningkatkan hormon dopamin dan serotin, yang menimbulkan rasa bahagia.

Praktek langsung, akhir pekan lalu kami berkesempatan menelusuri air terjun mencoba benar-benar menikmati bagaimana sensasi yang dirasakan di sekitar air terjun. 

Deru suara air jatuh dari ketinggian sudah memanggil dari kejauhan, terlihat dedaunan sekitar turut menari dibelai angin dari hempasan air. Paru-paru mendapatkan oksigen terbaiknya, tiap panca indera bergejolak bahagia. Menutup mata, merentangkan tangan, menikmati tiap ion-ion negatif masuk ke dalam tubuh. 




Tentu, tak sekasat itu raga bisa merasakan proses transfer ion ini. Tapi benarlah begitu rileks tubuh dan pikiran dibuatnya. Ingin rasanya menghabiskan lebih banyak waktu di sana. Mata disegarkan dengan hijaunya hutan, telinga menikmati irama alam, kulit basah dicumbu percikan air terjun. Seolah memberi makan pada tubuh, inilah nikmat Tuhan yang tak terkira. Kembali merasa penuh.

Semoga pengisian ini cukup sampai tiba pengisian berikutnya! Apa mungkin baiknya kita buatkan jadwal rutin jalan-jalan ke alam ya. Eh. 

Konsep penyerapan unsur bumi juga semakin populer dewasa ini, ada istilah earthing. Sebuah teknik terapi yang membuat seseorang terhubung ke alam. Menarik dan cukup sederhana penerapannya. Mungkin baiknya kita akan bahas soal ini berikutnya.

Comments

Popular Posts